Selain lomba cerdas cermat, pihak penyelenggara mengadakan final lomba azan, tilawah Alquran dan peragaan busana muslim. Peserta tampak sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan, karena tersedia beragam hadiah menarik bagi para pemenang.
Ketua panitia acara, Davy Soesarsono mengatakan, penutupan sanlat SD Plus BBS sengaja menampilkan perlombaan untuk menguji wawasan serta bakat siswa, terutama seputar pengetahuan Islam. “Kami ingin menggali sejauh mana para peserta mengimplementasikan Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain perlombaan, SD tersebut juga membagikan santunan kepada anak yatim dan duafa dari warga sekitar sekolah. “Kami ingin melatih kepedulian siswa agar berbagi dan mengasihi sesama,” imbuhnya.
Davy berharap, materi sanlat yang diberikan selama tiga hari, bisa dipahami seluruh siswa. Hal ini dilakukan, agar mereka memiliki jiwa sosial tinggi saat dewasa kelak, terutama kepada warga kurang mampu. “Kami ingin anak-anak punya semangat berbagi,” pungkasnya.











