Makan Kelapa Parut Bisa Sebabkan Cacingan Alias Kremian? Bener Ga Sih?

0
87
Kelapa Parut (google image)

Kremian merupakan penyakit yang disebabkan karena cacing kremi yang mudah sekali proses penularannya. Cacing kremi tersebut harus diwaspadai karena penularannya yang lebih gampang dibandingkan dengan jenis cacing lainnya. Kebanyakan kremian terjadi pada anak – anak namun bisa juga terjadi pada orang dewasa.

Namun banyaknya mitos yang beredar dan dikait – kaitkan jika memakan parutan kelapa dapat memicu kremian tersebut. Apakah hal itu benar – benar bisa terjadi? Lalu mengapa ada sebagian orang yang mengalaminya?

Sebenarnya hal itu tidak sepenuhnya benar. Tapi bila seandainya ada orang yang merasa kremian setelah memakan parutan kelapa, maka bisa dikatakan kelapa atau tangan kita mengandung telur cacing kremi. Karena telur cacing kremi bisa ditemukan dimana – mana serta mudah hinggap di berbagai benda, karena telur cacing ini mudah diterbangkan oleh angin akibatnya telur yang ada didebu bisa tertelan tanpa sengaja.

Infeksi dan Penularan Penularan dapat dipengaruhi oleh :

Penularan dari tangan ke mulut (hand to mouth) 
setelah anak – anak menggaruk daerah sekitar anus oleh karena rasa gatal, kemudian mereka memasukkan tangan atau jari – jarinya ke dalam mulut. Kerap juga terjadi, sesudah menggaruk daerah perianal mereka menyebarkan telur kepada orang lain maupun kepada diri sendiri karena memegang benda-benda maupun pakaian yang terkontaminasi. Telur Enterobius vermicularis menetas di daerah perianal kemudian larva masuk lagi ke dalam tubuh (retrofeksi) melalui anus terus naik sampai sekum dan tumbuh menjadi dewasa. Cara inilah yang kita kenal sebagai : autoinfeksi

Debu
Merupakan sumber infeksi oleh karena mudah diterbangkan oleh angin sehingga telur yang ada di debu dapat tertelan.

Anjing dan Kucing
Bukan mengandung cacing kremi tetapi dapat menjadi sumber infeksi oleh karena telur dapat menempel pada bulunya.

Gejala bila terkena penyakit kremian biasanya terasa gatal – gatal pada daerah sekitar anus, dan lambatnya pertumbuhan padahal sudah banyak mengkonsumsi makanan. Hal itu terjadi karena sari makanan yang diperlukan tubuh akan diambil begitu saja oleh si cacing.

Kremian akan sembuh sendiri jika kita melakukan pencegahan dan peningkatan kebersihan seperti rajin mencuci tangan, memakai sandal ketika keluar rumah, memasak makanan dengan benar dan menutup makanan dengan tudung saji. Jadi BogorNetizen gaperlu takut ya kalau makan kelapa parut, tapi ingat tetap perhatikan kebersihannya.

LEAVE A REPLY