Pakar : Pertolongan Henti Jantung Pada Menit Pertama

142
sumber gambar : hellosehat.com

Dokter Spesialis Kardiovaskular Jetty Sedyawan mengatakan
tujuh hingga sepuluh menit pertama setelah terjadinya sudden cardiac
arrest (SCA) atau henti jantung mendadak adalah masa emas untuk menolong
korban.

“Jika CPR dilakukan dalam rentang waktu ini maka ada kemungkinan korban
akan bertahan hidup tanpa terjadi kerusakan otak,” kata Jetty di Jakarta,
Kamis.

Dia mengatakan pada kasus henti jantung setiap menit tingkat bertahan
hidup korban berkurang tujuh hingga 10 persen, oleh sebab itu pertolongan
pertama pada 10 menit pertama dengan melakukan CPR sangat diperlukan.

Setelah masa 10 menit pertama berlalu maka semakin tinggi risiko korban
menderita kerusakan otak akibat serangan tersebut.

“Sebenarnya banyak korban henti jantung mendadak tidak tertolong karena
terlambat memberikan bantuan CPR,” kata dia.

Saat kita menemukan korban henti jantung hal yang pertama kali harus
dilakukan adalah memeriksa apakah korban masih bernapas dan memiliki
denyut jantung, jika tidak ada maka lakukan kompresi dada kemudian lalu
berikan nafas buatan.

Dia mengatakan saat melakukan kompresi dada, korban harus berada di
permukaan yang datar dan keras, tidak boleh dilakukan di atas tempat
tidur.

Tekanan yang diberikan harus dengan kecepatan 100 kompresi dada per menit
dengan kedalaman kira-kira lima cm sebanyak 30 kali.

Dia mengatakan CPR dapat dilakukan oleh siapa saja walau bukan tenaga
medis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here