Rutin Cek Kesehatan Cegah Penyakit Tidak Menular

200
http://www.anibee.tv

Rutin mengecek kesehatan secara berkala
dinilai paling efektif untuk mencegah munculnya penyakit tidak menular
dengan mendeteksinya sedini mungkin.

“Rutinkan menimbang berat badan, ukur lingkar perut, cek
tekanan darah dan gula darah,” kata Wakil Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit
Dalam Indonesia (PAPDI) Dr dr Ari Fachrial Syam, Sp.PD, K-GEH seperti
dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Selasa.

Ari juga menyatakan bahwa penyakit tidak menular
seringkali muncul diam-diam dan tanpa gejala, namun tetap menyimpan
potensi bahaya yang luar biasa. Karena itulah, penyakit tidak menular
seperti stroke, sakit jantung, hipertensi, diabetes dan lainnya dijuluki
“silent killer”.

Oleh karena itu Ari menganjurkan masyarakat peka
terhadap tubuh yang sudah memberikan sinyal sebelum termanifestasi berupa
tanda atau gejala. Untuk menangkap sinyal tersebut, dapat dilakukan
melalui cek kesehatan secara berkala.

Dia menekankan bahwa pencegahan penyakit tidak
menular perlu dilakukan sedini mungkin. Fokusnya adalah jangan sampai
muncul tanda atau gejala penyakit tidak menular.

“Kalau sudah muncul nyeri sendi, nyeri dada, dan
gejala penyakit tidak menular lainnya, sudah terlambat sebenarnya. Sudah
muncul tanda dan gejala itu artinya faktor risiko sudah berlangsung sejak
lama,” kata Ari.

Fenomena saat ini menunjukkan jumlah prevalensi penyakit
tidak menular menggeser kasus penyakit menular di pelayanan kesehatan. Hal
ini terjadi akibat perubahan pola hidup masyarakat yang tidak sehat
seperti kurang aktivitas fisik dan kurang mengonsumsi buah dan
sayur.

“Penyakit tidak menular sebenarnya bisa dicegah dengan kebiasaan                              pola hidup sehat,” kata Kepala Bagian Hubungan Media dan Lembaga
Biro Komunikasi Kemenkes RI Indra Rizon.

Indra berpendapat permasalahan penyakit tidak menular
harus diatasi sejak di hulu. Apabila tidak diatasi, lanjut dia, anggaran
kesehatan akan tetap lebih banyak terserap untuk biaya penanggulangan
penyakit tidak menular yang sangat besar seperti yang terjadi saat ini.

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan upaya preventif dan promotif   melalui Germas (Gerakan Masyarakat Hidup
Sehat) yang saat ini berfokus pada kegiatan perbanyak makan buah dan
sayur, rajin aktivitas fisik, dan�cek kesehatan secara berkala,”
kata Indra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here