Badai Irma Jadi Kategori Lima Saat Dekati Daratan

243
sumber gambar : tribun.news

US National Hurricane Center (NHC) pada Selasa pagi (5/9) mengatakan
Badai Irma telah bertambah kuat dan jadi kategori lima
saat bergerak ke arah Kuba dan bagian selatan Amerika Serikat.

Badai Irma sekarang membawa angin dengan kecepatan 280 kilometer per jam,
dan diperkirakan mempengaruhi Leeward Islands di bagian timur-laut Amerika
Serikat sebagai badai yang sangat berbahaya, dengan disertai angin kencang
yang mengancam nyawa, lonjakan topan dan hujan lebat, kata NHC.

Ada peningkatan peluang untuk menyaksikan sebagian dampak dari Irma di
Florida Peninsula dan Florida Keys pada akhir pekan ini, kata NHC,
sebagaimana diberitakan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu
pagi. Lembaga itu menyatakan Badai Irma bergerak ke barat dengan kecepatan
23 kilometer per jam.

“Masih dini untuk memastikan apa dampak langsung yang mungkin ditimbulkan
oleh Badai Irma pada Benua Amerika Serikat,” kata NHC, yang memperingatkan
warga di daerah rentan badai mesti “memastikan bahwa mereka memiliki
rencana untuk menghadapi badai”.

Gubernur Florida Rick Scott pada Senin sore men-tweet bahwa ia telah
mengumumkan keadaan darurat buat setiap kabupaten di Florida.

“saya mendesak semua warga Florida agar tetap berhati-hati dan tetap siaga
untuk menerima berita dan perkiraan cuaca lokal,” kata Scott.

Para pejabat prakiraan cuaca memperkirakan curah hujan 25 centimeter
akibat Badai Iram akan turun, dan juga memperingatkan mengenai tanah
longsor di antara bencana-alam lain.

Badai Irma diperkirakan melampaui keganasan Badai Harvey, yang telah
menewaskan 66 orang dan mengakibatkan kerugian harta lebih dari 79 miliar
dolar AS, setelah memasuki daratan pada penghujung Agustus di Teksas.

Badai Irma, yang datang setelah Badai Harvey, memiliki potensi membuat
tegang sumber daya bantuan bencana AS, kata media AS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here