Bima Arya Bahas Pertumbuhan Ekonomi di Filipina

320
Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto (google images)

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akan tampil sebagai salah satu pembicara pada acara `First Session of 2017 United Cities and Local Goverment Asia Pacific (UCLG ASPAC) di Filipina yang akan membahas pertumbuhan ekonomi Kota Bogor.

Wali Kota Bogor bertolak ke Filipina Selasa siang (4/4) usai memimpin apel gabungan dan patroli bersama anggota DLLAJ, Satpol PP dan Dinas Pemukiman dan Pertamanan dalam rangka penertiban di Kota Bogor.

Menurut Bima, dua hal penting terkait kehadirannya di forum `first session of 2017 UCLG ASPAC Executive Berau yakni sebagai kesempatan yang baik untuk mempromosikan Kota Bogor ke kancah internasional.

“Karena UCLG ASPAC merupakan organisasi tempat beraungnya ribuan kota dari berbagai negara. Saya menjadi salah satu pembicara pada panel session `financing and local economi development,” kata Bima.

Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, ia diminta khusus untuk memaparkan pertumbuhan dan pengembangan investasi serta UMKM di Kota Bogor. Sekaligus menyapaikan profil Bogor sebagai anggota baru UCLG ASPAC.

Alasan berikutnya lanjut Bima, pertemuan ini kesempatan yang baik untuk emncari peluang kerj sama dengan lembaga dan organisasi yang ada di tingkat internasional.

“APBD Kota Bogor terbatas, tetapi persoalan kota memerlukan penanganan segera. Kolaborasi dengan lembaga dan organisasi kita perlu untuk melakukan akselerasi penyelesaian masalah yang ada,” katanya.

Kepala Bagian Kerja Sama, Sekretariat Kota Bogor Dinar Dahlia Nalan menjelaskan, Wali Kota Bogor hadir memenuhi undangan dari Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC. Kegiatan first session of 2017 UCLG ASPAC berlangsung di Kota Catbalogan, Filiphina pada tanggal 4-6 April.

UCLG ASPAC atau Badan Perserikatan Pemerintah Daerah dan Kota Asia Pasifik adalah organisasi internasional yang memiliki misi mendukung pemerintah daerah yang demokratis dan mempromosikan nilai, tujuan, dan kepentingan mereka melalui kerja sama antar pemerintah lokal se-Asia Pasifik.

Menurut Dina, untuk menjadi anggota UCLG ASPAC, kota tersebut memiliki jalinan hubungan dan berjejaring dengan ribuan pemerintah lokal yang ada di dunia, melakukan interaksi dan kolaborasi dengan lembaga serta organisasi yang ada di tingkat internasional dalam peningkatan, pengembangan potensi pemerintah lokal.

Anggota UCLG ASPAC juga berpartisipasi di berbagai kegiatan, program dan proyek yang dilakukan oleh UCLG atau UCLG ASPAC di berbagai bidang termasuk untuk pengembangan ekonomi lokal dan manajemen pengelolaan aset. Saat ini ada sekitar 15 kota/kabupaten di Indonesia telah menjadi anggota ACLG ASPAC.

“Wali Kota Bogor direncanakan akan melakukan pertemuan dengan Wali Kota Catbalogan sebelum tampil sebagai pembicara, untuk menjalin silaturahmi dengan tuan rumah,” katanya. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here