Pengamat: Subsidi Transportasi Publik Patut Ditiru

324
Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setidjawarno (google images)

Kebijakan sejumlah daerah yang memberikan subsidi pada transportasi publik sehingga bisa memberikan layanan secara gratis patut ditiru oleh daerah lain, kata pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Setidjawarno.

Djoko dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa, mengapresiasi kebijakan subsidi transportasi publik yang diberikan Kota Pare-Pare Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Tabanan Bali.

“Ada sekitar 10 armada yang berstiker gratis yang melayani tiga jurusan di Kota Pare-Pare,” kata Djoko. Layanan transportasi gratis tersebut sudah berlangsung selama tiga tahun.

Sementara Kabupaten Tabanan memberikan angkutan gratis untuk siswa yan diselenggarakan sejak 2014 yang bernama Trans Serasi Tabanan.

Hingga akhir 2016 tercatat sebanyak 80 unit armada angkot atau MPU, empat unit bus kecil dan tiga unit bus sedang melayani transportasi gratis untuk siswa dengan 16 trayek.

Sebanyak tujuh sekolah dilayani angkutan gratis dengan faktor muat penumpang mencapai 104 persen. Sementara anggaran subsidi yang dikeluarkan tahun 2016 sebesar Rp4,47 miliar.

Menurut dia, subsidi layanan transportasi publik tersebut patut ditiru oleh daerah lainnya untuk menarik masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

“Tiap daerah sudah punya inovasi sendiri untuk berikan layanan transportasi umum dengan melihat karakteristik masing-masing daerah dan kemampuan finansial APBD-nya,” kata Djoko.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here