Sistem ETP Resmi Diluncurkan di BEI

860
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan (google images)

Sistem perdagangan surat utang atau obligasi, yakni Electronic Trading Platform (ETP) resmi diluncurkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan transparansi.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan di Jakarta, Kamis mengatakan bahwa peluncuran ETP diharapkan dapat membantu investor dalam mencari informasi perdagangan obligasi.

“Sistem itu sudah digagas beberapa waktu lalu secara bersama-sama dalam tim pendalaman pasar antar Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kemenkeu. ETP salah satu hasilnya,” ujar Robert Pakpahan di sela peluncuran ETP.

Dengan ETP, lanjut dia, informasi perdagangan obligasi dapat lebih cepat diterima oleh investor. Sebelumnya perdagangan obligasi di dalam negeri melalui OTC (Over The Counter).

“Informasi di OTC itu `offline` sehingga `delay` informasinya, dengan ETP bisa `real time`. Dengan informasi yang lebih cepat, `decision making` oleh investor lebih cepat. Harusnya frekuensi di pasar sekunder obligasi akan meningkat,” paparnya.

Ia mengemukakan bahwa dalam sistem ETP itu, baru tercatat tiga seri obligasi negara ritel (ORI), yakni ORI011, ORI012, dan ORI013. Total volumenya sudah mencapai Rp68,3 triliun.

“Nantinya, setelah peluncuran ini Kemenkeu akan mengevaluasi hasilnya apakah bisa ditambah dengan obligasi yang lain. Namun, kita tidak mau memulai sesuatu langsung wajib, harapannya transaksi pasar obligasi semakin transparan. Itu akan bagus untuk pendalaman pasar obligasi,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Kepala Departement Keuangan dan Pengembangan Pasar Bank Indonesia, Nanang Hendarsa. Menurut dia, pasar obligasi berbasis elektronik itu dilakukan dalam rangka pengembangan pasar obligasi.

“Kami semua sependapat bahwa hal ini akan meningkatkan likuiditas dan efisiensi makro dari sisi fiskal,” katanya.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio menambahkan bahwa hadirnya ETP menambah pilihan investor untuk berinvestasi selain saham. Peluncuran ETP juga merupakan tugas dari otoritas pasar modal, salah satunya BEI.

“Salah satu tugas utama BEI yakni menjamin produk investasi agar transparan, dan menjamin likuditas dari produk-produk yang ada,” katanya. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here