Sepak Bola – Indra Sjafri: Timnas U-19 Tak Bermain Maksimal

131
sumber gambar : gammonitis.com

Pelatih tim nasional U-19 Indra Sjafri menyebut anak-anak asuhnya
tidak bermain maksimal saat melawan Vietnam di Grup B Piala AFF
U-18 di Yangon, Myanmar, Senin, yang mengakibatkan mereka kalah dengan
skor 0-3.

“Pertandingan ini di luar dugaan saya. Pertahanan dan organisasi para
pemain kurang maksimal,” ujar Indra, dikutip dari pernyataannya kepada tim
media Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang diterima di
Jakarta, Senin.

Dia mengakui timnas U-19 memang mengubah rencana permainan beberapa jam
sebelum pertandingan versus Vietnam karena pecetak “hattrick” di laga
kedua versus Filipina Feby Eka Putra mendadak demam.

Namun, keadaan di lapangan ternyata tak sesuai rencana. Bahkan di babak
kedua, Indra menggeser Egy Maulana, yang mengisi pos sayap kanan, menjadi
penyerang tengah karena penyerang yang diturunkan Hanis Saghara dianggap
tidak bermain baik.

“Namun ternyata anak-anak juga belum bisa membongkar pertahanan lawan.
Kami akui Vietnam memang bermain lebih baik di laga ini,” kata dia.

Sementara terkait kondisi kiper Muhammad Riyandi yang cedera, pelatih yang
membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 tahun 2013 ini menyebut pemainnya
itu masih menjalani pemeriksaan dan belum diketahui harus absen berapa
lama.

Setelah kalah dari Vietnam, im nasional U-19 Indonesia pun langsung fokus
ke laga terakhir di Grup B kontra Brunei Darussalam pada Rabu (13/9).

“Kami wajib menang di laga melawan Brunei Darussalam demi lolos ke
semifinal,” tutur sayap timnas U-19 Egy Maulana.

Ada pun Indonesia saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup
B Piala AFF U-18 2017, di bawah Vietnam di peringkat pertama dan Myanmar
sebagai “runner up”.

Indonesia dan Myanmar sejatinya berpoin sama yaitu enam poin dari tiga
laga. Namun, Myanmar bisa membuat enam gol lebih banyak dibandingkan
Indonesia setelah di laga ketiganya, Senin (11/9), berhasil menaklukkan
Brunei Darussalam dengan skor 7-0.

Indonesia masih berpeluang lolos ke semifinal Piala AFF U-18 sebagai
“runner up” grup. Syaratnya, timnas U-19 harus bisa menaklukkan Brunei
Darussalam dengan selisih skor lebih dari enam gol di laga terakhirnya
yang dilangsungkan Rabu (13/9) mulai pukul 15.30 WIB.

Hal ini perlu dilakukan untuk berjaga-jaga jika di pertandingan
selanjutnya, di hari yang sama mulai pukul 19.30 WIB, tuan rumah Myanmar
bisa menaklukkan Vietnam. Akan tetapi, jika Myanmar kalah dari Vietnam,
Indonesia hanya perlu menang dari Brunei Darussalam untuk lolos, berapapun
selisih skornya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here