KEMDIKBUD: USBN SMP Hari Terakhir di Jakarta Ditunda

176
Siswa SMP yang Sedang Melaksanakan USBN (google images)

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Supriano mengatakan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) hari terakhir untuk tingkat SMP di wilayah Jakarta ditunda.

“Khusus untuk besok, untuk Jakarta ditunda karena pelaksanaan pilkada putaran kedua dan diganti Kamis (20/4),” ujar Supriano di Jakarta, Selasa.

USBN untuk tingkat SMP diselenggarakan mulai 17 hingga 19 April dan mengujikan tiga mata pelajaran yakni Pendidikan Agama, PPKN dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Dia mengatakan sejauh ini, pelaksanaan USBN untuk tingkat SMP berjalan lancar. Belum ada laporan mengenai kecurangan seperti halnya USBN SMA.

“Kami minta sekolah untuk terus menjaga kejujuran. Prestasi memang penting tetapi jujur lebih utama,” papar dia.

Kejujuran menjadi hal yang penting, karena kelulusan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik semata namun juga perilaku dan keseharian dari anak.

UN Susulan

Sementara itu, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kemdikbud, Nizam, mengatakan pelaksanaan UN susulan untuk tingkat SMA juga dimulai Selasa (18/4) dan Rabu (19/4).

“Khusus untuk Jakarta juga mengalami penundaan untuk hari terakhir,” kata Nizam.

Nizam mengatakan jumlah UN susulan tidak terlalu banyak sehingga pelaksanaannya digabungkan antara SMA dan SMK, hanya sekitar 30.000 hingga 40.000 siswa.

Alasan mengikuti UN susulan pun beragam seperti kendala teknis pada pelaksanaan UNBK hingga anak tidak bisa mengikuti karena sakit.

“Kami berharap pelaksanaan UN susulan berjalan lancar. Kami sudah melakukan proses sinkronisasi atau pengunduhan soal UN sudah selesai sejak beberapa hari yang lalu,” jelas Nizam.

Soal UN susulan pun lebih sederhana dengan tidak banyak animasi dan gambar sehingga memudahkan proses pengunduhan.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here