DINKES Kota Bogor Dorong Puskesmas Punya Prestasi

272
Farmasi (google images)

Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat, menggelar lomba puskesmas berprestasi mendorong untuk berinovasi dan dalam mutu melayani masyarakat.

“Lomba puskesmas berprestasi ini rutin diselenggarakan setiap tahun, tetapi intens sejak tahun 2016 dengan adanya Permenkes Nomor 24 Tahun 2015 tentang puskesmas berprestasi,” kata Kepal Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradinisional, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Armen Sjuhary kepada Antara di Bogor, Kamis.

Ia menyebutkan total ada 25 Puskesmas di Kota Bogor yang ikut dalam Lomba Puskesmas Berprestasi tingkat kota 2017.

Setiap puskesmas diseleksi dan dinilai tiga kategori, yakni telah terakreditasi, komitmen dari puskesmas berinovasi dan komitmen untuk meningkatkan mutu serta keselamatan pasien.

“Dari lomba ini akan terpilih satu puskesmas berprestasi yang akan diikutkan dalam lomba puskesmas berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Tahun 2016 lalu, Puskesmas Mekarwangi terpilih sebagai puskesmas berprestasi dari Kota Bogor yang maju dalam lomba puskesmas berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat.

Untuk tingkat provinsi Puskemas Mekarwangi mampu meraih juara kedua, ungkapnya.

Selain itu, dua Puskesmas berprestasi lainnya, yakni Puskesmas Bogor Timur dan Tanah Sareal sudah lebih dulu menjadi puskesmas berprestasi tingkat nasional, sehingga tidak diikutkan lagi dalam perlombaan tahun ini.

Menurut Armen, tahun ini ada 22 Puskesmas yang diseleksi ikut dalam lomba puskesmas berprestasi tingkat Kota Bogor.

Dari 22 puskesmas tersebut, setelah dinilai dan dirangking, terpilih Puskesmas Bogor Utara.

Sementara dua puskesmas yang berada di rangking kedua dan ketiga akan diikutkan lagi dalam lomba tahun depan.

“Tepilihnya Puskesmas Bogor Utara sebagai puskemas berprestasi Kota Bogor tahun 2017 maka akan dikirim mengikuti lomba puskesmas tingkat provinsi,” katanya.

Armen menyebutkan Puskesmas Bogor Utara memiliki banyak inovasi, salah satunya mencetak generasi sholeh dan sholeha sejak dalam kandungan.

Inovasi ini mengharuskan setiap ibu hamil untuk mendengarkan murotal atau bacaan Alquran kepada anaknya sejak dalam kandungan.

“Puskesmas menerbitkan buku pegangan diberi nama buku cikal pintar dunia dan akherat. Yang tujuannya mengontrol jadwal ibu hamil mendengarkan Alquran kepada bayinya dari dalam kandungan, sekaligus sebagai bukti,” kata Armen.

Inovasi tersebut yang mengantarkan Puskesmas Bogor Utara terpilih sebagai puskesmas berprestasi dan akan mewakili Pemerintah Kota Bogor dalam perlombaan yang sama di tingkat provinsi Jawa Barat.

Armen optimistis Puskesmas Bogor Utara mampu meraih juara pertama Lomba Puskesmas Berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat dan dapat kembali mewakili Jabar ditingkat nasional.

“Tahun lalu sudah juara dua, tahun ini target juara pertama karena Kota Bogor termasuk yang dipertimbangkan dalam lomba ditingkat provinsi maupun nasional,” kata Armen.

Armen menambahkan dengan adanya perlombaan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Bogor mendorong agar seluruh puskesmas memiliki prestasi, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi semakin optimal. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here