Kebutuhan Elpiji Bersubsidi di Bogor Naik 5,1 Juta

359
PT Pertamina (Persero) mengimbau agar rumah tangga menyiapkan stok elpiji baik subsidi maupun nonsubsidi menjelang Lebaran 2017, mengingat kebutuhan elpiji 3 kilogram diprediksi mengalami peningkatan delapan persen. (google images)

Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Wilayah I Bogor, Jawa Barat, menambah jumlah pasokan elpiji bersubsidi untuk kebutuhan selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1438 Hijriah.

“Kami sudah melakukan penambahan total untuk kebutuhan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor menjadi 5,1 juta tabung,” kata Ketua Hiswana Migas wilayah I Bogor, Bahriun, kepada Antara, Rabu.

Ia mengatakan, pasokan akan dikirim secara bertahap ke masing-masing agen elpiji yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Terdapat 20 agen SPBE dan 93 agen elpiji bersubsidi dengan 1.400 pangkalan yang tersebar di dua wilayah tersebut.

“Elpiji akan didropping pada tanggal-tanggal tertentu yakni tanggal 5, 9, 12, 16, 19, 22, dan 29 Juni 2017,” katanya.

Bahriun menyebutkna, normalmnya kebutuhan elpiji bersubsidi untuk wilayah Kota Bogor sebanyak 750 ribu tabung, dan Kabupaten Bogor sebanyak 4 juta tabung.

Menurutnya, setiap agen mendapatkan tambahan pasokan atau ekstra dropping sebesar 50 persen. Misalnya satu agen mendapat satu truk, maka dengan penambahan ini menjadi dua struk. Satu truk bermuatan 560 tabung elpiji 3 kg.

Dengan adanya penambahan diharapkan stok elpiji mencukupi kebutuhan masyarakat. Karena, pengguna elpiji bersubsidi selama Ramadhan mengalami peningkatan dari hari-hari biasanya.

Meningkatnya aktivitas memasak selama Ramadhan, dan menjamurnya bisnis kuliner dengan hadirnya penjual takjil dadakan. Sehingga penggunaan elpiji lebih banyak dibanding hari biasa.

“Kami melakukan pengawasan berjenjang, agar tidak ada yang melakukan kecurangan dengan menggunakan elpiji bersubsidi yang tidak tepat sasaran,” kata Bahriun.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here