PEMKOT Bogor Jadikan Pasar Devris Sentra Kuliner

498
Pasar Devris yang Kini Menjadi Sentra Kuliner (google images)

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengoptimalkan Pasar Devris yang dikelola Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) sebagai sentra kuliner.

“Tahap awal ini ada sekitar 16 pedagang kuliner yang mengisi kios, menyuguhkan beragam makanan dan minuman khas Jawa Barat,” kata Direktur Utama PD PPJ Andri Latif Asyikin di Bogor, Selasa.

Ia mengatakan sentra kuliner berada di lantai dua Pasar Devris yang terletak di Jalan Veteran. Sebelumnya lantai dua itu digunakan sebagai sentra penjualan batuk akik yang beberapa waktu lalu cukup ramai.

“Pedagang batu akik masih tetap berjualan di Pasar Devris, tetapi tidak sebanyak dulu. Saat ini pasar tersebut kami maksimalkan perannya sebagai sentra kuliner sekaligus pusat penjualan batu akik,” katanya.

Ia menyebutkan, belasan pedagang kuliner yang menempati Pasar Devris menyuguhkan hidangan seperti nasi timbel, ayam bakar, siomay, batagor, dan mie ayam, serta berbagai jenis minuman

“Kami menjaring pedagang kuliner untuk bisa berjualan di lokasi yang lebih representatif, dan masyarakat yang ingin berwisata kuliner dapat menjadikan Pasar Devris salah satu lokasi tujuan,” katanya.

Menurut Andri, lokasi di sekitar Pasar Devris, tepatnya di Jalan Veteran merupakan sentra kuliner kaki lima yang buka sejak sore hingga malam. Setiap hari ramai dikunjungi masyarakat yang ingin menikmati aneka kuliner kaki lima.

Untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung, fasilitas di Pasar Devris juga ikut ditambah, di antaranya dengan dipasang sejumlah ventilator untuk memperlancar sirkulasi udara.

Andri menambahkan, sentra kuliner Pasar Devris tidak hanya mengejar cita rasa, tetapi juga suasana, sehingga mampu menjadi wajah baru Kota Bogor. “Nyaman sekaligus memanjakan lidah pengunjung,” katanya.

Tahun 2015 Pemerintah Kota Bogor melalui PD PPJ meresmikan sentra batu akik di Pasar Devris. Terdapat 40 kios yang ditempati pedagang batu akik dari berbagai wilayah di Bogor kota dan kabupaten.

Pasar Devris yang sempat lesu langsung bergairah setelah dijadikan sebagai sentra akik. Kini, setelah demam akik berkurang, PD PPJ berusaha mengangkat pamor pasar itu sebagai sentra kuliner.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here