Pemkot Bogor Siap Sambut Kedatangan Raja Arab

528

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat siap untuk turut menyambut
kedatangan Raja Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud dari Arab Saudi ke Indonesia
yang rencananya disambut di Istana Bogor, awal Maret mendatang.

“Kami selalu siap untuk turut menyambut kedatangan tamu-tamu negara yang
akan diterima oleh Presiden di Istana Bogor, termasuk rencana kedatangan
Raja Salman awal bulan depan,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto,
saat dihubungi Antara dari Bogor, Selasa.

Raja Salman dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 1 Maret 2017,
disambut oleh Presiden Joko Widodo. Pertemuan antara keduanya dijadwalkan
berlangsung di Istana Bogor.

“Kami memang sudah dikabari oleh pihak Sekretariat Negara sejak 2016,
bahwa selama tahun 2017 presiden akan lebih banyak menerima kedatangan
tamu negara di Istana Bogor,” kata Bima.

Bima mengatakan, Pemerintah Kota Bogor akan selalu siap menjadi tuan rumah
dalam menyambut kedatangan tamu-tamu negara. Persiapan dilakukan mulai
dari pengamanan jalur, pengamanan wilayah, bahkan pelaksanaan upacara
penyambutannya.

“Seperti kedatangan Perdana Menteri Jepang kami juga sudah siap. Saat ada
upacara penyambutan menggunakan dentuman meriam. Kami lakukan persiapan
berkoordinasi dengan aparat di wilayah ini dan masyarakat juga,” katanya.

Selain Raja Salman, Presiden Joko Widodo menerima kedatangan Perdana
Menteri Jepang dan Perdana Menteri Malaysia di Istana Bogor sepanjang
2017.

“Kedatangan tamu negara di kota ini menjadi kebanggan warga, yang secara
tidak langsung akan turut mengenalkan Bogor ke dunia,” kata Bima.

Senin (20/2), Pemerintah Kota Bogor menggelar rapat koordinasi persiapan
menyambut kedatangan Raja Salman yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Ade
Syarip Hidayat.

Ade menyebutkan, ada tiga hal yang perlu dipersiapkan oleh Pemerintah Kota
Bogor sesuai arahan dari Sekretaris Negara dalam rapat koordinasi yang
dilakukan sebelumnya di Jakarta.

Persiapan tersebut yakni mengerahkan pelajar yang akan turut menyambut
kedatangan Raja Arab Saudi di Kota Bogor. Berkoordinasi dengan unsur
kepolisian terkait rekayasa lalu lintas di sejumlah titik yang akan
dilalui kendaraan tamu negara.

“Dan yang ketiga mensosialisasikan kepada masyarakat, terutama jika ada
upacara penyambutan menggunakan dentuman meriam,” katanya.

Ade menyebutkan, terkait adanya rekayasa lalu lintas juga perlu
diberitahukan kepada masyarakat, sehingga pada saat kegiatan berlangsung
diupayakan tidak mengganggu aktivitas warga.

“Setidaknya warga tau ada aktivitas ini, dan mereka memahami adanya
rekayasa lalu lintas,” katanya.

Ade menyebutkan, kedatangan Raja Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud ke Istana
Bogor dalam rangka kunjungan kerja di Indonesia selama empat hari. Dalam
kunjungannya, Pimpinan tertinggi Arab Saudi tersebut akan membawa
rombongan parlemen dan tokoh penting guna melakukan pembahasan kerja sama
bilateral kedua negara.

Menurutnya, kedatangan tamu negara setingkat Raja Salman menjadi
kehormatan bagi masyarakat Kota Bogor. Dan sebagai sebuah kepercayaan dari
Pemerintah Republik Indonesia menjadikan Istana Bogor sebagai tempat
penerimaan tamu negara.

“Kedatangan tamu negara ini juga menjadi ajang promosi bagi Kota Bogor ke
dunia internasional. Karena Raja Salman datang membawa serta
rombongannya,” kata Ade.

Ade menambahkan, Pemerintah Kota Bogor akan berupaya seoptimal mungkin
menjamu kedatangan Raja Salman, dengan segala persiapan yang memadai.

“Kedatangan Raja Salman akan menambah nilai psoitif Kota Bogor dan terus
berbenah mewujudkan komitmen sebagai kota yang dicintai,” katanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here