RSJ Marzoeki Mahdi Konseling Gratis Kesehatan Jiwa

142
sumber gambar : jabarpojoksatu.id

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Marzoeki Mahdi Bogor menyediakan
layanan skrining dan konseling kesehatan jiwa gratis bagi masyarakat umum
dalam rangka memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang
diperingati setiap 10 September.

“Skrining dan konseling kesehatan jiwa ini bagian dari sosialisasi Hari
Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, kata Direktur Utama RSJ Marzoeki Mahdi,
Bambang Eko Sunaryanto di Bogor, Minggu.

Skrining dan konseling kesehatan jiwa gratis ini berlangsung di kawasan
“car free day” Jalan Sudirman, dimulai dari pukul 06.00 WIB sampai
berakhirnya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan tersebut untuk pertama kalinya dilaksanakan dalam rangka
menyebarluaskan informasi tentang kesehatan jiwa, pencegahan bunuh diri,
dan sosialisasi tentang RSJ Marzoeki Mahdi.

Bambang mengatakan setiap tanggal 10 September diperingati sebagai Hari
Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, untuk pertama kalinya RSJ Marzoeki Mahdi
menggelar kegiatan memperingatinya.

Peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri
Sedunia atau “World Suicide Prevention Day” sebagai bentuk kampanye kepada
masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan
bunuh diri. Karena bunuh diri merupakan salah satu masalah kesehatan jiwa
yang berdampak sosial.

“Tema peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia tahun ini “Take a
minute, change a life” atau luangkan satu menit, mengubah satu kehidupan,
adalah untuk menunjukkan bahwa sesungguhnya bunuh diri dapat dicegah
melalui intervensi segera,” kata Bambang.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia RSJ
Marzoeki Mahdi, dr Natalingrung menyebutkan animo masyarakat cukup tinggi
untuk mengikuti kegiatan skrining kesejatan jiwa.

“Tercatat ada 78 orang yang mendatangi stand Marzoeki Mahdi untuk
mengikuti skrining kesehatan jiwa, kebanyakan perempuan, tapi ada juga
pria, dan lansia,” kata Natali.

Natali menjelaskan pada kegiatan skrining kesehatan jiwa tersebut RSJ
Marzoeki Mahdi menurunkan tim terdiri atas psikiater, psikolog klinis,
perawat jiwa, serta dokter dan perawat umum.

Skrining dilakukan dengan cara mengisi instrumen terlebih dahulu, lalu tim
kesehatan akan menggali informasi tentang apa saja yang dialami dan
dirasakan terkait kesehatan jiwa.

“Tidak semua yang datang mengalami gangguan jiwa, ada yang cuma konsultasi
masalah sehari-hari, stress biasa, hingga depresi berat juga ada tadi,”
kata Natali.

Menurutnya penyebab stress atau depresi yang merupakan bagian dari
gangguan kesehatan jiwa yang dialami masyarakat ada yang disebabkan oleh
masalah kehidupan sehari-hari.

Tapi, lanjutnya hal tersebut tidak bisa dikatakan sebagai penyebab stress
karena penyebab masalah kesehatan jiwa selalu multifaktor, yakni dari
faktor biologis, psikologis, dan sosial.

“Tidak bisa dibilang karena satu masalah langsung bikin depresi, tapi
multifaktor,” katanya.

Selain skrining dan konseling kesehatan jiwa gratis. RSJ Marzoeki Mahdi
juga menyebarkan seleberapan berupa informasi tentang menjaga kesehatan
jiwa, tentang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, serta profil RSJ
Marzoeki Mahdi.

“Permintaan masyarakat tadi banyak yang menginginkan konseling ini
dilaksanakan rutin. Kami menunggu arahan pimpinan, kemungkinan kegiatan
ini bisa dirutinkan,” kata Natali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here